Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, Sampaikan Salam Presiden Prabowo

Jakarta, 19 September 2026 – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datuk Seri Fadillah Yusof, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan salam dan pesan dari Presiden Prabowo Subianto kepada pemerintah Malaysia.

“Bapak Presiden Prabowo menitipkan salam hangat untuk Yang Mulia dan seluruh rakyat Malaysia. Hubungan Indonesia dan Malaysia harus terus dipererat, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” ujar Gibran saat membuka pertemuan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi bilateral kedua negara yang tengah memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis. Fadillah Yusof datang didampingi sejumlah pejabat tinggi Malaysia, termasuk perwakilan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan.

Kerja Sama Ekonomi dan Perbatasan

Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 45 menit, Gibran dan Fadillah membahas sejumlah isu prioritas. Salah satunya adalah penyelesaian negosiasi batas darat dan maritim antara Indonesia dan Malaysia yang masih menyisakan beberapa segmen belum tuntas.

“Kedua negara sepakat untuk mempercepat penyelesaian perundingan batas wilayah. Ini penting untuk kepastian hukum dan menghindari gesekan di lapangan,” kata Gibran usai pertemuan.

Selain itu, keduanya membahas penguatan kerja sama ekonomi, khususnya di sektor perdagangan, investasi, dan industri halal. Malaysia merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan ASEAN.

“Kami sepakat meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi digital, energi terbarukan, dan industri halal. Ini sektor yang sangat potensial untuk kedua negara,” tambah Gibran.

Perlindungan Pekerja Migran

Isu perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Gibran menekankan pentingnya memperkuat mekanisme perlindungan dan memastikan hak-hak PMI terpenuhi.

“Kami meminta perhatian serius dari pemerintah Malaysia terhadap perlindungan PMI, terutama yang bekerja di sektor informal. Mereka adalah bagian dari kontribusi ekonomi kedua negara,” tegas Gibran.

Fadillah Yusof menyambut baik permintaan tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya melalui kerja sama lintas kementerian. “Malaysia berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Kami akan memastikan perlindungan yang lebih baik,” ujarnya.

Undangan untuk Prabowo

Di akhir pertemuan, Fadillah menyampaikan undangan resmi dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri KTT ASEAN-GCC yang akan digelar di Kuala Lumpur pada November 2026.

“Kami sangat menantikan kehadiran Bapak Presiden Prabowo. Malaysia siap menjadi tuan rumah yang baik,” kata Fadillah.

Gibran menyampaikan akan meneruskan undangan tersebut kepada Presiden Prabowo. “Saya akan sampaikan undangan ini kepada Bapak Presiden. Insyaallah, hubungan baik kedua negara akan terus terjaga,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait

Terbaru