Batam, 13 Oktober 2026 – PT PLN Batam membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai rencana pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut pada 12-14 Oktober 2026 dan pembatasan nyala listrik hanya enam jam sehari. Perusahaan menegaskan informasi tersebut tidak benar alias hoaks .
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman pemadaman terencana selama tiga hari berturut-turut, maupun pemberlakuan pembatasan nyala listrik enam jam sebagaimana dinarasikan dalam pesan dan gambar yang beredar luas di masyarakat .
“PLN Batam tidak pernah mengeluarkan pengumuman pemadaman terencana selama tiga hari berturut-turut, maupun pemberlakuan pembatasan nyala listrik enam jam sebagaimana dinarasikan dalam pesan dan gambar yang beredar luas di masyarakat,” kata Rudi dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026) .
Hoaks Beredar di Tengah Proses Pemulihan
Informasi bohong tersebut beredar setelah gangguan kelistrikan melanda Batam pada Senin (12/10/2026) pagi sekitar pukul 06.37 WIB. Gangguan yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah itu memicu beragam informasi di media sosial mengenai penyebab hingga perkiraan pemulihan listrik .
Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, mengungkapkan bahwa pada Senin sore hingga malam beredar unggahan grafis mengenai pengumuman pemadaman listrik terencana selama tiga hari. Selain itu, beredar pesan berantai yang menyatakan listrik hanya menyala dari PLTD Tanjungpinang dan warga hanya kebagian nyala enam jam .
Yoga juga meluruskan informasi mengenai gangguan layanan internet yang dikaitkan dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura-Batam. Menurutnya, hal itu tidak berkaitan dengan gangguan maupun proses pemulihan sistem kelistrikan PLN Batam .
Pemulihan Capai 98 Persen
Berdasarkan infografis kelistrikan PT PLN Batam per Selasa (13/10/2026) pukul 04.00-05.00 WIB, pemulihan pasokan listrik menunjukkan perkembangan positif. Dari total 411.219 pelanggan yang terdampak, sebanyak 406.083 pelanggan atau sekitar 98,8 persen telah kembali menikmati aliran listrik .
Dari sisi beban listrik, sebanyak 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW yang terdampak telah kembali menyala, atau mencapai sekitar 99 persen. Seluruh 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak telah kembali beroperasi .
Kompensasi untuk Pelanggan
PLN Batam memastikan pelanggan berhak memperoleh kompensasi apabila gangguan melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang berlaku .
Untuk pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan. Sementara pelanggan dengan jenis layanan tertentu berhak atas kompensasi sebesar 15-25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL). Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya tanpa perlu pengajuan klaim .
Imbauan untuk Masyarakat
PLN Batam mengimbau masyarakat dan pelanggan untuk memantau pembaruan informasi resmi secara berkala melalui kanal komunikasi resmi, yakni Instagram @ptplnbatam, Facebook PT PLN Batam, Contact Center (0778) 5702 123, dan aplikasi bright by PLN Batam .
“Pastikan informasi yang diterima bersumber dari kanal resmi PLN Batam dan hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tambah Yoga .
Diskominfo Batam juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ruang informasi yang sehat dengan memeriksa kebenaran berita sebelum membagikannya. “Warga kami imbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan .



















