Pergantian Dirut PLN Momentum Perkuat Sistem Kelistrikan

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia, menilai pergantian kepemimpinan di tubuh PT PLN (Persero) harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem kelistrikan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ketersediaan listrik yang stabil bukan hanya kebutuhan mendasar, tetapi juga faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi.

“Pergantian direksi bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi harus menjadi titik balik untuk pembenahan yang lebih mendasar. Jangan sampai ada gangguan pasokan yang merugikan masyarakat dan dunia usaha,” ujar Shanty di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Soroti Gangguan Listrik di Sejumlah Daerah

Shanty menyoroti sejumlah gangguan kelistrikan yang terjadi belakangan ini, termasuk pemadaman bergilir di sejumlah daerah dan gangguan pasokan di Batam. Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada produktivitas dan kenyamanan masyarakat.

“Listrik ini sudah menjadi kebutuhan primer. Ketika terjadi pemadaman, bukan hanya rumah tangga yang terganggu, tetapi juga industri, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya. Ini yang harus menjadi perhatian serius direksi baru,” tegasnya.

Ia juga mendorong PLN untuk lebih transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama ketika terjadi gangguan atau pemadaman. Menurutnya, komunikasi yang baik akan mengurangi kepanikan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Perkuat Infrastruktur dan Antisipasi Krisis Energi

Shanty menekankan pentingnya penguatan infrastruktur kelistrikan, termasuk pembangkit, transmisi, dan distribusi. Ia juga mendorong PLN untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan sistem kelistrikan agar lebih efisien dan responsif.

“Kita juga sedang menghadapi tantangan global, termasuk fluktuasi harga energi dan ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasokan. PLN harus punya rencana mitigasi yang matang,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa gangguan pasokan energi dapat berdampak sistemik. Karena itu, PLN perlu berkoordinasi erat dengan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan lembaga terkait lainnya untuk memastikan ketahanan energi nasional terjaga.

Harapan untuk Direksi Baru

Shanty berharap direksi baru PLN dapat bekerja cepat dan tepat, terutama dalam memastikan tidak ada lagi pemadaman yang tidak terencana dan tidak terkomunikasikan dengan baik. Ia juga meminta PLN untuk terus berinovasi dalam pengembangan energi baru terbarukan tanpa mengabaikan keandalan pasokan.

“Kami di Komisi XII akan terus mengawal kinerja PLN. Tugas kita bersama memastikan rakyat mendapatkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Jakarta, 15 Oktober 2026
Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait

Terbaru