Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gagas Nusantara : Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga Pertamax Sudah Tepat

by Visioner Indonesia
April 12, 2022
in Default
Reading Time: 2min read

Jakarta,- Kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax masih memicu terjadinya polemik di beberapa kalangan masyarakat, sehingga mematik terjadinya Demontrasi oleh mahasiswa menolak kenaikan BBM tersebut pada 11/04/2022 kemarin.

Direktur Eksekutif Gagas Nusantara, Romadhon, menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM di Indonesia terus memicu terjadinya polemik ditengah-tengah masyarakat, namun tidak jarang issu tersebut kemudian dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk digiring ke ranah politik. Misalnya aksi Demostrasi tersebut kemudian disusupi oleh isu-isu lain yang meminta Presiden Jokowi untuk turun dari jabatannya.

“Kenaikan harga BBM di Indonesia ini kerap dimanfaatkan dan digiring ke ranah politik oleh segelintir orang yang ingin menunggangi gerakan mahasiswa”, ujar Romadon saat ditemui di Jakarta, Selasa, 12/04/22.

Lebih lanjut Madon mengatakan bahwa saat ini perlu dipahami kenaikan BBM dipicu terjadinya perang Rusia dan Ukraina sehingga terjadi kekurangan suplai minyak dan gas di dunia. Kondisi ini kemudian membuat harga minyak dan gas internasional melambung tinggi.

Kendati harga minyak dunia naik, namun harga BBM dan LPG di Indonesia termasuk yg termurah di dunia karena masih disubsidi oleh pemerintah.

“Walaupun minyak Dunia naik tapi BBM dan LPG dalam negeri masih tergolong murah, karena masih mendapat subsidi dari pemerintah”, ucap Madon.

Diketahui kenaikan harga minyak hanya diterapkan untuk Pertamax yang konsumennya sebagian besar masyarakat kelas menengah ke atas. Sedangkan harga Biosolar, Pertalite LPG 3 kg yang dikonsumsi oleh masyarakat kelas bawah masih disubsidi sepenuhnya oleh pemerintah sehingga tidak mengalami kenaikan harga.

Sehingga menurut Madon kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga Pertamax sudah tepat. Namun, kebijakan tersebut belum cukup dipahami oleh masyarakat sehingga masih butuh sosialisasi dan komunikasi oleh pemerintah kepada masyarakat agar lebih dipahami dengan jelas.

“Kebijakan pemerintah dalam menaikan harga BBM sudah tepat, namun niatan baik pemerintah belum dipahami oleh seluruh masyarakat kebanyakan”, tutupnya

Previous Post

Jaringan Aktivis Nusantara Puji Kapolri Mampu Posisikan Diri Dengan Baik Dalam Mengawal Roda Demokrasi

Next Post

Datangi Kementrian Investasi KOMISI PETANI Mendesak Mentri Bahlil Lahadalia Cabut Izin Usaha Kelapa Sawti PT.Braham Bina Bakti

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dari Panel Surya ke Pupuk Organik: Ketika Energi Terbarukan Menghidupkan Desa

Anggaran ESDM Melonjak di Era Bahlil: Komitmen Energi atau Beban Fiskal Baru?

Pertamina Tuntaskan Merger PET ke Patra Niaga, Sinergi Hilir Makin Kuat untuk Pelayanan Energi

Prabowo di Rusia, Bahlil Diberi Tugas Khusus Kawal Proyek Hilirisasi dan Energi

Menteri P2MI: Negara Hadir untuk 2.400 Anak PMI di Malaysia, Akses Pendidikan Jadi Prioritas

Gus Ipul Sayangkan Pernyataan Cak Imin: Jangan Reduksi NU Jadi Urusan PMII dan HMI

TERPOPULER

Dari Panel Surya ke Pupuk Organik: Ketika Energi Terbarukan Menghidupkan Desa

Anggaran ESDM Melonjak di Era Bahlil: Komitmen Energi atau Beban Fiskal Baru?

Pertamina Tuntaskan Merger PET ke Patra Niaga, Sinergi Hilir Makin Kuat untuk Pelayanan Energi

Prabowo di Rusia, Bahlil Diberi Tugas Khusus Kawal Proyek Hilirisasi dan Energi

Menteri P2MI: Negara Hadir untuk 2.400 Anak PMI di Malaysia, Akses Pendidikan Jadi Prioritas

Gus Ipul Sayangkan Pernyataan Cak Imin: Jangan Reduksi NU Jadi Urusan PMII dan HMI

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved