Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aktivis Milenial Silampari Desak Kejagung Usut PETI di Muratara: Dugaan Suap dan Ancaman Lingkungan Menguat 

by Visioner Indonesia
Juli 12, 2025
in Default
Reading Time: 2min read
Aksi aktivis Silampari di Gedung Kejangung RI

Jakarta – Sejumlah aktivis milenial dari wilayah Silampari menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) pada Jum’at (11/7), menuntut penuntasan kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Aksi yang dipimpin oleh Aqil Maulidan selaku Koordinator Aksi ini menyoroti dampak kerusakan lingkungan yang terus terjadi akibat aktivitas PETI, khususnya terhadap Sungai Rawas yang menjadi sumber air utama bagi masyarakat di sekitarnya.

“Sudah berbulan-bulan masyarakat mengeluhkan keruhnya air Sungai Rawas. Sudah berkali-kali aksi besar dilakukan di Muratara, tapi kondisi sungai tidak kunjung membaik. Ada yang tidak beres,” tegas Aqil dalam orasinya.

Aqil juga mengungkapkan adanya dugaan praktik suap antara pengusaha tambang ilegal dan oknum pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini patut dicurigai mengingat lemahnya penindakan terhadap aktivitas PETI meski sudah banyak laporan dan protes dari masyarakat.

“Kami menduga kuat telah terjadi suap antara pengusaha PETI dan oknum pemerintah. Kalau tidak, mustahil pemerintah daerah diam saja ketika masyarakat sudah begitu resah,” ujarnya.

Lebih lanjut, para aktivis mendesak Kejaksaan Agung untuk segera turun tangan dan melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk memeriksa Bupati Muratara yang diduga bermain mata dengan para penambang ilegal.

“Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal keselamatan lingkungan dan hak hidup masyarakat. Air Sungai Rawas kini menjadi ancaman, bukan lagi sumber kehidupan,” tambah Aqil.

Aktivis Milenial Silampari juga menyerukan solidaritas nasional untuk menolak pembiaran terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh tambang ilegal, serta meminta Presiden dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan turut memberi perhatian terhadap kondisi memprihatinkan di Muratara

Previous Post

Bangkalan Luncurkan Program “Bherse Onggu”, Tokoh Muda Ajak Warga Bergerak Bersama Atasi Sampah

Next Post

KMI Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas Penghargaan dari ITUC: Bukti Komitmen Nyata untuk Buruh dan Demokrasi

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved