Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pembakaran Hutan di Kalimantan Kian Memprihatinkan Sob!

by Redaksi
Juli 6, 2015
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
pembakaran hutan di Kalimantan Sumber foto Viva

Kebakaran hutan di Riau | Sumber foto : Viva

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengusut kasus pembakaran hutan di Kalimantan tepatnya lahan di Desa Kuala Dua, Kalimantan Barat, yang sengaja dilakukan pemliknya untuk penanaman baru. Ada dugaan kuat lahan itu milik bekas pejabat setempat.

“Sebanyak enam saksi sudah dilakuan pemeriksaan. Mereka adalah warga yang melihat aksi pembakaran dan salah satu pekerja dilahan tersebut,” kata Kepala Polda Kalimantan Barat, Brigadir Jendral Polisi Arief Sulistyanto, di Pontianak, dikuti dalam Koran Tempo.

Seperti diketahui, bahwa pembakaran hutan di Kalimantan kian mengkhawatirkan. Pembalakan pun liar selalu terjadi disana guna mengalih fungsikan lahan.

Saksi-saksi menyebutkan, pembakaran dilakukan oleh sekitar 6 orang. Mereka sedianya akan menanam sayuran di lahan tersebut. Namun, hingga saat ini polisi belum memanggil pemilik lahan. “Kami sedang melengkapi bukti-bukti,” ujar Arief.

Akibat Pembakaran Hutan di Kalimantan

Nahasnya, kebakaran itu tidak terkontrol dan mengakibatkan jarak pandang hanya 10 meter. Upaya keenam pekerja untuk memadamkan api dengan mesin penyedot air gagal. Api makin membesar. Sedikitnya lima pemadam kebakaran dikerahkan dalam pemadaman api. “Api baru dapat dipadamkan setelah satu setengah jam,” kata Arif.

Sementara itu, Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Suhandi S.W, mengatakan pelaku pembakaran hutan di Kalimantan ini bisa dikenai hukuman 3 tahun dan denda Rp 15 miliar. “Ini bisa berdampak buruk bagi warga lainnya,” tuturnya.

Lain halnya dengan kasus kebakaran di Riau yang merupakan yang tertinggi di Sumatera, yaitu mencapai 60 titik dari 173 titik panas. Akibatnya, sejumlah wilayah Riau kembali diselimuti kabut dengan indeks standar pencemaran udara dalam kategori tidak sehat.

Kabut asap mulai mengganggu jarak pandang di beberapa wilayah seperti Pekanbaru, dengan jarak pandang terbatas hanya sejauh 1 kilometer. Kemudian pelalawan 3 kilometer, Rengat 3 kilometer, dan Dumai 7 kilometer.

“Berdasarkan alat pemantau PM10, indeks standar pencemaran udara Pekanbaru dalam kategori tidak sehat,” ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika Pekanbaru Sugarin.

Pemerintah Riau mengklaim telah mengerahkan puluhan personel pemadam, baik melalui darat maupun udara diberbagai daerah. Begitu juga modifikasi cuaca hujan buatan. “Dalam pemadaman kami juga dibantu dunia usaha dengan mengerahkan helicopter water booming,” kata pelaksana tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. (Muhamad Rizky Pradila / AP)

Tags: Pembakaran hutan
Previous Post

Ini Yang Terjadi Ketika Pemuda Desa Tak Ingin Bertani Lagi

Next Post

Listrik Bandara Tua Bandara Soekarno Hatta Rawan Kebakaran

Related Posts

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat
Ekonomi

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

Agustus 21, 2026
Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting
BUMN

Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting

Agustus 21, 2026
Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi
BUMN

Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi

Agustus 21, 2026
Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT
Ekonomi

Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026
BUMN

Emas Antam Naik di Hari Kemerdekaan RI, Jadi “Kado Manis” bagi Investor

Agustus 17, 2026
Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Tembus Rp17.793 per Dolar AS
Ekonomi

Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Tembus Rp17.793 per Dolar AS

Agustus 17, 2026

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved