Tangerang, 8 Agustus 2026 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meresmikan Sekolah Rakyat Rintisan di kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/8/2026). Peresmian ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menambah penyelenggaraan sekolah rintisan di Jakarta dan sekitarnya .
Gus Ipul menjelaskan program ini menyasar anak-anak yang sebagian besar tidak sekolah dan putus sekolah. “Mereka kadang pada jam-jam sekolah itu mengamen atau mencari penghasilan atau pekerjaan di pasar-pasar atau di tempat-tempat umum,” ujarnya . Dari 400 siswa yang dijangkau di jalanan, 300 di antaranya memenuhi syarat untuk mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat, sementara 100 lainnya memerlukan masa penyetaraan atau matrikulasi karena belum bisa membaca atau memiliki masalah kesehatan .
Seskab Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa gedung rintisan ini merupakan hasil renovasi cepat dari fasilitas yang sebelumnya kurang terpakai. “Jadi dari gedung yang belum terlalu terpakai, kemudian dimanfaatkan. Untuk bagaimana caranya secepat mungkin anak-anak yang di jalanan, yang tidak sekolah, yang putus sekolah, yang tidak pernah sekolah sama sekali di sekitar sini bisa segera sekolah,” ujarnya .
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari 165 sekolah yang sudah dibentuk melalui Kementerian Sosial tahun lalu. Tahun ini, pemerintah menyiapkan 100 bangunan baru yang lebih besar dan lebih layak di berbagai kota/kabupaten. Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil merangkul sekitar 43.000 anak jalanan dan anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan .
Anak-anak yang terjaring dalam program ini tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga fasilitas penunjang seperti penginapan, makanan bergizi, jaminan kesehatan, hingga perlengkapan sekolah yang layak . Pemerintah menargetkan jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan kawasan sekitar Banten .






