Tomohon, 8 Agustus 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyatakan harapannya agar kunjungan wisatawan ke Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terus meningkat di masa mendatang. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pembukaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Sabtu (8/8).
“Saya berharap ke depan kita bisa melihat lebih banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang datang ke sini,” ajak Wamen Irene di hadapan para peserta festival .
Menurut Wamen Irene, TIFF bukan sekadar perayaan bunga, tetapi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Tomohon sebagai destinasi ekonomi kreatif. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan Tomohon sebagai kebanggaan Sulawesi Utara dan Indonesia secara keseluruhan. “Tomohon hari ini bukan hanya sesuatu yang domestik, tapi sesuatu yang luar biasa banget, International Flower Festival,” ujarnya .
Lebih dalam, Wamen Irene menyoroti bahwa acara ini melibatkan berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari seni pertunjukan, kriya, hingga kuliner . Ia menekankan bahwa TIFF harus bertransformasi menjadi platform ekonomi kreatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat .
“Saya langsung merasa Indonesia ini kaya luar biasa, bahkan orang Indonesia saja banyak belum tahu Tomohon ada Indonesia Flower Festival yang bagus seperti ini,” ungkapnya . Ia juga menyebut potensi bunga krisan, yang merupakan ikon lokal, dapat dikembangkan menjadi produk turunan seperti teh hingga minyak esensial untuk memperkuat ekosistem florikultura daerah .
Selain menyaksikan parade bunga dan karnaval, Wamen Irene mengajak pengunjung untuk mempromosikan keistimewaan Tomohon melalui media sosial, termasuk kekayaan bunga Krisan Kulo dan Krisan Riri yang menjadi spesies unik dari daerah tersebut . Ia pun menutup pernyataannya dengan menyoroti keramahan dan cinta yang terpancar dari masyarakat Tomohon, yang menjadi nilai tambah tak terpisahkan dari destinasi wisata ini .





