Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Presiden didesak, turunkan segera pasukan bersenjata

by Aulia Rachman Siregar
April 8, 2016
in HUKUM
Reading Time: 1min read
Presiden didesak, turunkan segera  pasukan bersenjata
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner-. Deadline pembebasan 10 WNI yang  merupakan awak kapal tug boat Brahma 12 yang disandera oleh Kelompok Abu Sayyaf  jatuh tempo pada hari ini 8 April 2016. Sebagaimana diketahui kelompok perampok ini meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau Rp 15 miliar kepada pemerintah Repulik Indonesia.

Beragam cara diplomasi sudah ditempuh, tapi sampai hari ini belum ada kejelasan kepada publik soal pembebasan 10 WNI tersebut. Sehingga pemerintah seharusnya sesegera mungkin mengambil tindakan yang cepat dan tepat. Sebab, ini semua berkaitan dengan nyawa warga Negara, dan pemerintah bertanggung jawab penuh melindungi warga negaranya.

Hal ini disampaikan oleh Azhar Kahfi, Direktur Utama Indonesia Visioner melalui pesan singkatnya Jum’at (8/4/2016)

Kahfi menambahkan, jangan sampai muncul tradisi kumpul koin untuk pembebasan 10 WNI yang disandera, atau tindakan sosial yang dilakukan oleh masyarakat terkait pengumpulan dana. Ketika hal tersebut terjadi, itu malah menunjukkan bahwa pemerintah tidak mampu melindungi warganya.

“Kemungkinan itu tidak boleh terjadi, karena kehormatan bangsa dan negara harus dijaga” ujar kahfi.

Opsi satu-satunya yang tersisa sebenarnya adalah bekerja sama atau meminta ijin kepada pemerintah Filipin untuk menurunkan pasukan bersenjata kita. Kesampingkan dulu soal aturan-aturan abstrak, sebab ini masalah kemanusian yang cukup mendesak untuk diambil tindakan secepatnya.

” saya rasa Filipin juga pasti paham dengan kondisi yang kita alami ini, apa lagi kita sama-sama negara Asean” sambung Kahfi

Operasi militer harus menjadi opsi terakhir yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Sampai kapan kita terus menunggu?, semakian lama kita melakukan upaya diplomasi dengan kelompok perampok itu, selama itu pula dunia internasional akan menganggap negara kita lemah dan tidak punya kedaulatan.

” Presiden harus perintahkan untuk lakukan operasi segera, ini soal harga diri bangsa” tutup mantan Pengurus Besar (PB) Hmi ini. (MR. Vis)

 

Previous Post

KAMERAD ; Tangkap Sugianto Kusuma ( AGUAN) Serta Sita Seluruh Aset PT Agung Sedayu Group dan PT Agung Poomoro Land 

Next Post

Gadis Cantik Asal Indonesia, Jadi Korban Pemerkosaan di Australia Ditemukan Tewas Mengambang Tanpa Busana

Related Posts

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum
HUKUM

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Juli 21, 2026
Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung
HUKUM

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Juli 18, 2026
Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni
HUKUM

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

Juli 18, 2026
Polda Metro Jaya Tuntaskan Pelimpahan Don Ritto, JAN: “Publik Kini Percaya pada Polri”
HUKUM

Polda Metro Jaya Tuntaskan Pelimpahan Don Ritto, JAN: “Publik Kini Percaya pada Polri”

Juli 17, 2026
JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman
HUKUM

JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman

Juli 13, 2026
JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved