Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Koordinator Aktivis Empat Lawang-Jakarta: Harus Bersatu, Bersama Menjaga dan Merawat Kabupaten Empat Lawang

by Visioner Indonesia
Januari 7, 2024
in Default
Reading Time: 3min read

Jakarta, 7 Januari 2024 Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Aktivis Empat Lawang-Jakarta menggelar aksi bertajuk “Satukan Barisan Bersama Jaga Empat Lawang”.

Koordinator Aktivis Empat Lawang-Jakarta, Martoni Darusman mengatakan setiap pemuda dan mahasiswa asal Empat Lawang harus bersatu dan bersama menjaga dan merawat kabupaten Empat Lawang kendatipun di tanah rantau

“Kita ini harus peduli dan sadar, sebagai asli putra daerah Kabupaten Empat Lawang tugas kita menjaga dan merawat kabupaten Empat Lawang dari siapapun yg ingin merusak dan mengzhalimi rakyat, kendatipun kita tinggal di tanah rantau kepedulian itu jangan sampai pudar” kata Darusman dalam materi diskusinya, Depok, Minggu (7/1/2024)

Sementara Ketua Umum Gerakan Pemuda Muslim Indonesia (GPMI) sekaligus Narasumber, Tonico Angga mengapresiasi atas terselenggaranya diskusi ini, baginya ini akan menjadi dialog terbuka membahas terkait persoalan-persoalan yang terjadi di Daerah.

“Diskusi ini sangat penting bagi kawan-kawan untuk membuka apa yang sebenarnya terjadi di Kabupaten Empat Lawang, sehingga tidak ada kesalahan dalam memahami persoalan. Saya mengapresiasi betul atas terselenggaranya acara ini, tentu ini inisiatif sahabat saya selaku koordinator Martoni dan kawan-kawan semua. Ujarnya

Dalam materi yang disampaikan Tonico Angga mengajak para Aktivis untuk tidak apatis terhadap persoalan daerah.

“Kawan-kawan semua yang ada di sini tidak jarang duduk diskusi, berdebat bagaimana menyikapi isu-isu nasional, namun jarang sekali duduk sesama satu daerah mendiskusikan persoalan yang ada di daerah asalnya. Sebagai insan akademis, kita memiliki tugas checks and balances Pemerintah, jangan hanya pemerintah pusat tapi pemerintah daerah harus kita beri perhatian lebih, karna tidak mungkin orang dari luar Empat Lawang yang turun untuk menyelami kasus-kasus yang ada di Empat Lawang, menjadi tugas kita lah untuk menjaga dan merawat Empat Lawang”. Ungkapnya

Dalam sesi tanya jawab, Kardo menanyakan terkait isu yg paling hangat saat ini di Empat Lawang yaitu banyaknya gaji pegawai yang belum dicairkan.

“Saya ingin menanyakan terkait banyaknya gaji pegawai yang belum dicairkan, alasan dari belum turunnya gaji pegawai terkhusus TKS selama berbulan-bulan ini kenapa, bukannya sudah ada anggaran APBD?”

“Saya menduga ada permainan atau tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para pejabat” lanjut Wahyu dalam pertanyaannya

Menganggapi pertanyaan tersebut, Selaku Koordinator Aktivis Empat Lawang memberikan jawaban yang jelas bahwa terjadinya kasus ini karena Anggaran banyak terpotong untuk membayar hutang ke Bank Sumsel Babel

“Yang memiliki tendensi untuk menjawa ini sebenarnya dari pihak pemerintahan langsung, tapi seperti yang kita ketahui keuangan daerah kita menurun sejak 2020 sehingga banyak proyek yang belum bisa berjalan, akhirnya Pemkab meminjam Dana sebesar 147 Miliyar ke BSB, untuk menjalankan proyek tersebut. Lagian ya namanya hutang harus dibayar”.

Martoni memberikan support pada pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan yang ada, terkhusus gaji-gaji pegawai yang belum dicairkan.

“Kita support pemerintah untuk fokus menyelesaikan persoalan-persoalan ini, terkhusus untuk menyelesaikan banyaknya gaji pegawai yang belum dicairkan”.

“Tentu menjadi tanda tanya besar kita semua kenapa gaji pegawai belum dicairkan selain alasan anggaran APBD yang terpotong untuk membayar hutang di BSB. Saya rasa perlu kita untuk berdialog langsung dengan pemerintah agar semuanya terang benderang, kita perlu diskusi dengan Pemerintah upaya mendapatkan jawaban yang jelas dan kongkrit” lanjutnya

Diakhir acara Martoni dan kawan-kawan memberikan undangan terbuka kepada PJ Bupati Empat Lawang untuk berdialog langsung dengan para Aktivis di Jakarta

“Menanggapi banyaknya permasalahan yang terjadi di Empat Lawang, Kami Aktivis Mahasiswa Empat Lawang-Jakarta mengundang PJ Bupati Bapak Fauzan Khoiri untuk berdialog dengan para aktivis dan mahasiswa yang ada di jakarta.” Tutupnya

Previous Post

Gandeng KADIN Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lahan Produktif, Visioner Indonesia Apresiasi Brigjen TNI Ayub Akbar

Next Post

Pengusaha Muda Madura Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud sebagai Presiden, Ini Tiga Alasannya

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved