Warning: Attempt to read property "child" on null in /home/anandapu/visioner.id/wp-content/themes/jnews/class/ContentTag.php on line 45
Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Peringatan Keras Gubernur Jateng: “Garis Merah” untuk BUMD yang Merugi Terus

by Visioner Indonesia
Agustus 5, 2026
in Daerah
Reading Time: 2min read
Peringatan Keras Gubernur Jateng: “Garis Merah” untuk BUMD yang Merugi Terus

Semarang, 5 Agustus 2026 – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan peringatan keras atau “garis merah” kepada satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan empat rumah sakit milik Pemprov Jateng yang dinilai gagal mencapai target pendapatan. BUMD yang disorot adalah PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) yang dinilai “rugi terus”.

“Nek rugi terus nggo opo? (Kalau rugi terus buat apa?)” ujar Luthfi dalam rapat koordinasi di Semarang, Selasa (4/8/2026) . Gubernur mengungkapkan bahwa kontribusi seluruh BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah baru sekitar 4,5 persen, sehingga evaluasi kinerja menjadi penting untuk mendongkrak pendapatan daerah .

Peringatan ini muncul di tengah sorotan nasional terhadap kinerja ratusan BUMD yang merugi. Kementerian Dalam Negeri mencatat sekitar 300 BUMD di seluruh Indonesia masih merugi dengan total kerugian mencapai Rp5,5 triliun dari total 1.091 BUMD yang ada . Lemahnya tata kelola menjadi biang kerok utama, yang antara lain ditandai dengan ketimpangan jumlah pengurus: dewan pengawas dan komisaris (1.993 orang) justru lebih banyak dibandingkan direksi (1.911 orang) .

Pemerintah Pusat Siapkan Pengawasan Ketat

Merespons kondisi ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri akan mengambil peran lebih besar dalam pembinaan dan pengawasan BUMD melalui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) khusus BUMD. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menegaskan bahwa transformasi BUMD menjadi keharusan agar perusahaan daerah dapat berfungsi sebagai lokomotif ekonomi dan meningkatkan PAD.

“Potensi BUMD sangat besar. Saat ini total aset BUMD mencapai Rp1.240,9 triliun, menyerap 154.609 tenaga kerja, dan membukukan laba bersih Rp24,1 triliun,” ujar Fatoni . Namun, ia menyoroti kontribusi dividen yang hanya sekitar 1 persen dari total aset, sebuah angka yang dinilai masih sangat rendah .

Komisi II DPR RI telah mendorong pembentukan Ditjen BUMD di Kemendagri sejak 2025. Wakil Ketua Komisi II Bahtra menilai langkah ini akan memperkuat pengawasan dan mempermudah koordinasi antara pusat dan daerah .


Previous Post

Khofifah: Jatim Siap Jadi Pusat Pendidikan Vokasi Nasional

Next Post

Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Cs Dimulai Pekan Depan

Related Posts

Khofifah: Jatim Siap Jadi Pusat Pendidikan Vokasi Nasional
Daerah

Khofifah: Jatim Siap Jadi Pusat Pendidikan Vokasi Nasional

Agustus 5, 2026
Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi
Daerah

Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi

Agustus 5, 2026
Pram Anung Optimistis Pemprov DKI Bisa Lunasi Utang, Target Emas Hingga Opini WTP
Daerah

Pram Anung Optimistis Pemprov DKI Bisa Lunasi Utang, Target Emas Hingga Opini WTP

Agustus 5, 2026
Tambakberas Jombang Siap Tampung 3.000 Muktamirin, Persiapan Muktamar NU Ke-35 Sentuh 70 Persen
Daerah

Tambakberas Jombang Siap Tampung 3.000 Muktamirin, Persiapan Muktamar NU Ke-35 Sentuh 70 Persen

Agustus 5, 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Bamus Betawi-Polda Metro Perkuat Sinergi ‘Jaga Jakarta’
Daerah

Jelang HUT ke-81 RI, Bamus Betawi-Polda Metro Perkuat Sinergi ‘Jaga Jakarta’

Agustus 5, 2026
DPRD DKI Minta TransJakarta Evaluasi SOP usai Penumpang Dipaksa Turun
Daerah

DPRD DKI Minta TransJakarta Evaluasi SOP usai Penumpang Dipaksa Turun

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Piala Presiden 2026: Alasan Keamanan atau Ketidakmampuan Panitia?

Tiga Pekerjaan Rumah OJK: Demutualisasi, Judol, dan Inovasi Digital

Efisiensi Anggaran Bisa Picu “Perlawanan Diam-Diam” di Birokrasi, Pengamat Ingatkan Risiko Pasif

Di Hadapan Mahfud, Feri Amsari: “Kabinet Bayangan Perlu Lawan Kesombongan Penguasa”

Pola Terorganisir di Balik Ramainya Konten Demo Mahasiswa Lama di Medsos

Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Cs Dimulai Pekan Depan

TERPOPULER

Piala Presiden 2026: Alasan Keamanan atau Ketidakmampuan Panitia?

Tiga Pekerjaan Rumah OJK: Demutualisasi, Judol, dan Inovasi Digital

Efisiensi Anggaran Bisa Picu “Perlawanan Diam-Diam” di Birokrasi, Pengamat Ingatkan Risiko Pasif

Di Hadapan Mahfud, Feri Amsari: “Kabinet Bayangan Perlu Lawan Kesombongan Penguasa”

Pola Terorganisir di Balik Ramainya Konten Demo Mahasiswa Lama di Medsos

Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Cs Dimulai Pekan Depan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved