Jakarta, IndonesiaVisioner-. Beredarnya surat pemecatan terhadap wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah membuat sejumlah tokoh pemuda wilayah Timur Indonesia geram, pasalnya Fahri Hamzah selama ini menurut mereka adalah sosok yang sangat menginspirasi dan penyemangat mereka, karakter dan gaya bicara Fahri yang tegas, keras serta konsisten dianggap hal yang biasa, karena itu merupakan bawaan beliau sebagai tokoh indonesia Timur, yang memang pada umumnya berkarakter seperti Fahri, memegang teguh prinsip dan lantang dalam berbicara.
Jika benar DPP PKS melakukan hal tersebut maka kami dari Barisan Muda Indonesia Timur akan mengkampanyekan kepada seluruh wilayah indonesia Timur untuk mengharamkan memilih PKS dalam pemilu mendatang. Demikian diungkapkan oleh Dominggus Ramsey Pemuda asal NTT.
Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Iqram dari Sulawesi Selatan, dia mengatakan bahwa Tidak tepat jika FH dipecat, karena FH adalah ikon gerakan mahasiswa. Jika benar hal trsebut, maka kami berkesimpulan bahwa PKS adalah partai anti demokrasi dan partai yg tidak produktif bagi kader-kader bangsa yang kritis dan cerdas.
Dikesempatan yang sama, Fahmi Key pemuda Maluku juga menyampaikan hal yang senada, bagi Fahmi, Otoritarianisme dan hegemoni kebebasan berpendapat dan berargumentasi sudah harus menjadi musuh bersama. Dimana selama ini kami mengenal FH adalah sosok yang sangat berani dan konsisten dalam berbicara melawan ketidak adilan.
Kami akan melakukan boikot terhadap PKS jika hal tersebut benar-benar terjadi. Karena kami anggap PKS telah menodai dan memperkosa demokrasi. Ucapnya di jakrta (4/4/2016)
Fahri Hamzah adalah wakil kami dari NTB, beliau adalah peraih suara terbanyak di Dapil NTB pada pemilu Legislatif lalu, tentu kami sebagi warga dan masyarakat NTB merasa bahwa hak-hak kami telah dirampas dan dianiaya oleh PKS, jika partai tersebut berani mengkekang hak dan kedaulatan kami sebagai warga NTB.
“Jika PKS berani melakukan hal tersebut maka jangan salahkan kami jika kami mengusir PKS dari NTB” tegas Rismunandar pemuda asal Bima NTB.
Agustinus, pemuda asal Papua juga angkat bicara, pasalnya jika benar bahwa pemecatan FH dikarenakan Karakter FH yg tidak sesuai dengan Kultur makan kami dari pamuda papua harus mengatakan bahwa ternyata PKS tidak cocok menjadi partai peserta demokrasi di republik ini, karena kami di papua dan daerah timur lainnya saya kira sama. Watak kami memang keras apalagi menyuarakan dan memperjuangkan kebenaran. FH disukai dan dikenal diseluruh papua karena karakternya yang tanpa kompromi menyampaikan aspirasi rakyat. Apalagi kami dari papua ini sangat kagum dengan beliau, karena beliau telah beberapa kali datang menjenguk kami, melihat realitas dilingkungan kehidupan kami.
Pak FH adalah orang yang cukup banyak berkonstribusi baik secara moril maupun materil terhadap perkembangan dan pembangunan khusus wilayah Papua dan Papua barat. Beliau politisi yg langka di zaman ini. Kami dengan tegas siap berhadap-hadapan bila Shohibul Imam beserta dewan suro PKS berani mengambil langkah2 picik semacam itu. Bila perlu kami akan boikot PKS di Papua dan Papua Barat. Disamping itu kami juga wajib mengingatkan petinggi PKS bahwa FH adalah senior sekaligus Ikon Kelompok Cipayung Plus.
“Menghancurkan beliau sama artinya dengan menginjak-injak gerakan mahasiswa dan aktivis mahasiswa” tutupnya.
Jagan karena ingin menyelamatkan satu orang, PKS mengorbankan tokoh muda serta punya integritas dan sudah berjuang sejak awal untuk menghidupkan partai yang dahulu tidak ada apa-apanya.
“tercium ada konspirasi dibalik isu pemecatan Fahri, bisa jadi untuk menyelamatkan tokoh-tokohnya yang terindikasi terlibat koruosi” Kata Muhatir Wahab, Aktivis dari NTB yang sekarang Sedang melanjutkan studi di Jakarta.
Kalau benar Fahri di pecat, Kami meminta kepada DPP PKS agar secara terbuka membeberkan alasan pemecatan Fahri kepada publik.
“Jangan-jangan isu bahwa Sohibul sedang membunuh FH untuk menyelamtkan ketua dewan Syuronya itu benar adanya” tutup Muhatir. (MR. Vis)






