Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Diserang Ekonom & Lembaga Asing, Purbaya: Mereka Salah, Saya Pintar!

by Visioner Indonesia
Agustus 4, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Diserang Ekonom & Lembaga Asing, Purbaya: Mereka Salah, Saya Pintar!

Jakarta, 4 Agustus 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejak dirinya menjabat banyak lembaga asing hingga ekonom yang menyerang dirinya. Mereka, menurut Purbaya, mengatakan bahwa dirinya tidak menjalankan kebijakan fiskal dengan baik. Padahal, kata Purbaya, dia harus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi secara cepat. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh hingga mencapai 5,61% pada kuartal I-2026 .

“Jadi ekonomi membaik secara signifikan tetapi ekonom dan institusi asing selalu bilang saya tidak cukup pintar menjalankan kebijakan ekonomi yang baik. Mereka salah, saya pintar,” ujar Purbaya dalam acara GIIAS 2026, Selasa (4/8/2026) .

Tak hanya itu, dia menyoroti perihal ramai isu di media sosial yang mengatakan Indonesia diwarnai serangan shock ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari likuiditas ketat, penilaian lembaga pemeringkat kredit MSCI yang memicu gejolak di pasar dan revisi outlook peringkat kredit RI dari Fitch Ratings, serta tekanan rupiah. Empat guncangan sekaligus ini mampu dilewati Indonesia. Ini sekaligus membuktikan ketahanan ekonomi Indonesia yang jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya .

Gelombang Kritik dan Serangan Lembaga Asing

Sejak awal 2026, Indonesia memang mendapat serangkaian sentimen negatif dari lembaga-lembaga internasional. Pada Januari 2026, MSCI membekukan perubahan indeks untuk saham Indonesia karena kekhawatiran soal transparansi kepemilikan dan free float, serta memperingatkan kemungkinan penurunan status dari emerging market ke frontier market .

Pada Februari 2026, Moody’s mempertahankan peringkat Indonesia di Baa2 tetapi mengubah outlook menjadi negatif, diikuti oleh Fitch pada Maret 2026 yang juga merevisi outlook menjadi negatif . “Setelah kami memperbaiki semuanya, datang perang Iran. Setelah itu, mereka tidak menyukai saya. Katanya Menteri Keuangan tidak cukup handal,” papar Purbaya dalam bahasa Inggris .

Respons dan Keyakinan Purbaya

Meski dihujani kritik, Purbaya tetap optimistis. Ia menegaskan Indonesia menjalankan kebijakan fiskal yang sangat baik di tengah ketidakpastian global. “Di tengah gejolak ekonomi dan politik, buktinya RI masih bisa tumbuh di atas 5%. Ini capaian yang sangat bagus,” tegasnya .

Dalam pertemuan dengan IMF pada akhir April 2026, Purbaya bahkan mengaku menyebut dirinya sebagai menteri keuangan paling tidak beruntung di dunia. Namun, ia menolak tawaran pinjaman IMF senilai 20-30 miliar dolar AS dengan alasan kondisi fiskal yang masih solid.

Previous Post

Purbaya ke IMF: “Saya Menteri Paling Tidak Beruntung Sedunia”

Next Post

Pegawai BPK Tersangka Kasus Muara Enim Ajukan Praperadilan

Related Posts

Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Ekonomi

Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Agustus 6, 2026
Dua Tokoh Kritis, Satu Sasaran: Feri dan Ferry Kompak Jadi Target Pajak
Ekonomi

Dua Tokoh Kritis, Satu Sasaran: Feri dan Ferry Kompak Jadi Target Pajak

Agustus 6, 2026
Tiga Pekerjaan Rumah OJK: Demutualisasi, Judol, dan Inovasi Digital
Ekonomi

Tiga Pekerjaan Rumah OJK: Demutualisasi, Judol, dan Inovasi Digital

Agustus 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026
Ekonomi

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Agustus 5, 2026
Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik
Ekonomi

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Agustus 5, 2026
Pemikiran Ekonom Sumitro Djojohadikusumo Dorong RUU Perekonomian Nasional
Ekonomi

Pemikiran Ekonom Sumitro Djojohadikusumo Dorong RUU Perekonomian Nasional

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Ratusan Siswa di Jayapura Diduga Keracunan MBG

Mensesneg: Belum Ada Surpres Penggantian Kapolri, Jabatan Hanya Isu

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Menguat di DPR

Alasan KPK Belum Tahan Rudy Tanoe di Kasus Korupsi Bansos: Panggilan Saksi dan Pengumpulan Bukti

Gibran Tinjau Langsung Pemulihan Aceh, RKIH Muda: Bukti Kepemimpinan yang Responsif

Kabut Asap Kembali Selimuti Kalimantan, Pembakaran Lahan di Area Konsesi Tak Kunjung Usai

TERPOPULER

Ratusan Siswa di Jayapura Diduga Keracunan MBG

Mensesneg: Belum Ada Surpres Penggantian Kapolri, Jabatan Hanya Isu

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Menguat di DPR

Alasan KPK Belum Tahan Rudy Tanoe di Kasus Korupsi Bansos: Panggilan Saksi dan Pengumpulan Bukti

Gibran Tinjau Langsung Pemulihan Aceh, RKIH Muda: Bukti Kepemimpinan yang Responsif

Kabut Asap Kembali Selimuti Kalimantan, Pembakaran Lahan di Area Konsesi Tak Kunjung Usai

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved