Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Efisiensi Anggaran Bisa Picu “Perlawanan Diam-Diam” di Birokrasi, Pengamat Ingatkan Risiko Pasif

by Visioner Indonesia
Agustus 5, 2026
in Politik
Reading Time: 2min read
Efisiensi Anggaran Bisa Picu “Perlawanan Diam-Diam” di Birokrasi, Pengamat Ingatkan Risiko Pasif

Jakarta, 5 Agustus 2026 – Wacana efisiensi anggaran yang digulirkan pemerintah belakangan ini mendapat tanggapan kritis dari pengamat. Selain berpotensi mengganggu program prioritas, kebijakan penghematan juga disebut berisiko memicu resistensi pasif di tubuh birokrasi, yang bisa menjadi batu sandungan bagi implementasi kebijakan itu sendiri.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio mengingatkan bahwa pemangkasan anggaran seringkali direspon oleh aparatur dengan sikap wait and see atau bahkan perlawanan diam-diam. Mengingat perubahan sering dianggap sebagai ancaman terhadap kenyamanan dan status quo, resistensi ini bisa berupa penundaan pelayanan, penurunan produktivitas, atau penyusutan inovasi tanpa terlihat secara kasat mata. Ia menilai perlawanan semacam ini kerap lebih sulit diatasi dibandingkan protes terbuka karena tidak berwujud dan sulit diukur.

“Efisiensi anggaran memang perlu, tapi kalau tidak dikelola dengan komunikasi yang baik, justru bisa memunculkan resistensi pasif di birokrasi. Pelayanan bisa melambat, proses menjadi berbelit-belit, dan inovasi bisa berhenti begitu saja. Itu perlawanan diam-diam yang lebih berbahaya,” ujar Hendri Satrio dalam diskusi di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan strategi antisipatif agar kebijakan efisiensi tidak dianggap sebagai upaya untuk menekan atau mengabaikan kerja birokrasi. Tanpa adanya dialog yang memadai, aparatur berpotensi kehilangan motivasi, yang pada akhirnya dapat menghambat tujuan efisiensi itu sendiri.

Hendri juga menekankan pentingnya komunikasi kebijakan yang terbuka. Birokrasi perlu dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan agar memahami alasan dan kebutuhan di balik pemangkasan anggaran. “Biar tidak terjadi silent resistance. Jika aparatur hanya dianggap sebagai objek kebijakan, bukan subjek yang diajak berpikir bersama, maka sulit mengharapkan mereka bergerak cepat,” tambahnya.

Para pengamat menyarankan agar pemerintah segera menyusun strategi komunikasi dan pendekatan persuasif untuk menekan resistensi internal ini agar birokrasi tidak justru menjadi penghambat program prioritas demi keberlanjutan pembangunan.

Previous Post

Di Hadapan Mahfud, Feri Amsari: “Kabinet Bayangan Perlu Lawan Kesombongan Penguasa”

Next Post

Tiga Pekerjaan Rumah OJK: Demutualisasi, Judol, dan Inovasi Digital

Related Posts

Buwas Klaim Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk Polisi Tanpa Tes, Polri: Tetap Harus Ikuti Seleksi
Peristiwa

Buwas Klaim Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk Polisi Tanpa Tes, Polri: Tetap Harus Ikuti Seleksi

Agustus 9, 2026
Hashim Djojohadikusumo Kukuhkan 20 Ormas Baru di Formas, Total Anggota Tembus 103 Organisasi
Politik

Hashim Djojohadikusumo Kukuhkan 20 Ormas Baru di Formas, Total Anggota Tembus 103 Organisasi

Agustus 9, 2026
Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun
Politik

Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun

Agustus 9, 2026
Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar
Daerah

Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar

Agustus 8, 2026
BGN Percepat Pembangunan SPPG di Wilayah 3T, Target Rampung dalam Satu Minggu
Peristiwa

BGN Percepat Pembangunan SPPG di Wilayah 3T, Target Rampung dalam Satu Minggu

Agustus 8, 2026
Kedutaan Palestina Gelar Kerja Bakti di Menteng, Warna-warni Ukiran Palestina dan Batik
Peristiwa

Kedutaan Palestina Gelar Kerja Bakti di Menteng, Warna-warni Ukiran Palestina dan Batik

Agustus 8, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Puji Kapolri: Prestasi, Pengabdian, dan Kemampuan Sigit Layak Raih Puncak Tertinggi

Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional

Dasco Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Kamtibmas dan Hoaks Jelang 17 Agustus

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

TERPOPULER

Prabowo Puji Kapolri: Prestasi, Pengabdian, dan Kemampuan Sigit Layak Raih Puncak Tertinggi

Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional

Dasco Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Kamtibmas dan Hoaks Jelang 17 Agustus

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved