Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”

by Visioner Indonesia
Agustus 15, 2026
in Daerah, Politik
Reading Time: 2min read
Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”

Yogyakarta, 15 Agustus 2026 – Tiga hari jelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pembebasan Rakyat (APR) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Mereka menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak berpihak pada rakyat.

Dengan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan tuntutan mereka, para demonstran menyoroti sejumlah persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah yang semakin menggerus daya beli, hingga sempitnya lapangan kerja yang membuat angkatan kerja muda kesulitan mencari penghidupan yang layak.

“Kami generasi Z yang meriahkan kemerdekaan, tapi jujur saja kami tidak merasakan kemerdekaan itu,” ujar salah satu orator di atas mobil komando. Pernyataan ini menjadi kalimat paling keras yang menggema di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Yogyakarta sore itu, dan menggambarkan kekecewaan generasi muda terhadap janji-janji yang belum terealisasi.

Aksi yang berlangsung pada Jumat (14/8/2026) ini juga mengkritik kebijakan yang disebut lebih menguntungkan penguasa dan kelompok modal ketimbang rakyat kecil. Para demonstran menuntut agar pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi krisis ekonomi yang mulai terasa di berbagai lapisan masyarakat.

Larangan dan imbauan untuk tidak berdemo pun bergulir dari aparat kepolisian. Meski demikian, aksi yang berlangsung relatif tertib dan tidak sampai memicu bentrok fisik dengan aparat keamanan tersebut tetap berjalan sesuai rencana, dengan pengawalan dari pihak kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa mereka tidak menolak perayaan kemerdekaan, tetapi ingin mengingatkan bahwa esensi kemerdekaan adalah kesejahteraan rakyat. “Merdeka itu bukan hanya karnaval dan bendera, tapi ketika rakyat bisa makan, ketika anak muda punya pekerjaan, ketika harga-harga tidak bikin sesak napas,” tegasnya.

Aksi ini menjadi salah satu catatan kritis di tengah euforia peringatan HUT ke-81 RI, mengingatkan bahwa di balik semarak perayaan, masih ada suara-suara yang merasa tidak terwakili oleh pembangunan yang sedang berjalan.


Previous Post

14 Desa Wisata Menarik untuk Destinasi Liburan Berikutnya

Next Post

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

Related Posts

Update Data Korban Gempa NTT Pukul 11.30 WIB: 38 Tewas, 13 Luka, dan 2 Tertimbun
Daerah

Update Data Korban Gempa NTT Pukul 11.30 WIB: 38 Tewas, 13 Luka, dan 2 Tertimbun

Agustus 15, 2026
Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes
Ekonomi

Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes

Agustus 15, 2026
Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah
Politik

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Agustus 15, 2026
Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi
HUKUM

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

Agustus 15, 2026
14 Desa Wisata Menarik untuk Destinasi Liburan Berikutnya
Daerah

14 Desa Wisata Menarik untuk Destinasi Liburan Berikutnya

Agustus 15, 2026
Girijaya: Potensi Wisata Alam & Makam Eyang Santri, Tapi Riset IPB Hanya Berakhir di Rak Desa
Daerah

Girijaya: Potensi Wisata Alam & Makam Eyang Santri, Tapi Riset IPB Hanya Berakhir di Rak Desa

Agustus 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Ad Hoc BUMN, Respons Menkum: “Itu Hanya Contoh”

Update Data Korban Gempa NTT Pukul 11.30 WIB: 38 Tewas, 13 Luka, dan 2 Tertimbun

Indonesia Juara Cetak Crazy Rich Baru Tercepat, Ke Mana Larinya Uang Mereka?

Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

TERPOPULER

Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Ad Hoc BUMN, Respons Menkum: “Itu Hanya Contoh”

Update Data Korban Gempa NTT Pukul 11.30 WIB: 38 Tewas, 13 Luka, dan 2 Tertimbun

Indonesia Juara Cetak Crazy Rich Baru Tercepat, Ke Mana Larinya Uang Mereka?

Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved