Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Serapan Gabah Melimpah, Impor Beras Tak Perlu: Gagas Nusantara Apresiasi Wamentan Sudaryono

by Visioner Indonesia
April 22, 2025
in Default
Reading Time: 2min read
Wamentan Sudaryono

SOLO, (Visioner),– Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan serapan gabah nasional telah mencapai 1,3 juta ton per April 2025, dengan target 2 juta ton hingga akhir bulan. Dengan capaian ini, impor beras dinilai tak lagi diperlukan. Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, memuji langkah ini sebagai wujud kemandirian pangan yang patut dirayakan.

“Serapan gabah melimpah adalah bukti nyata kerja keras petani dan pemerintah,” ujar Romadhon kepada Visioner.id, Selasa (22/4/2025). Ia menilai pernyataan Sudaryono, yang disampaikan usai bertemu Joko Widodo di Solo pada 20 April 2025, sebagai sinyal positif. “Ini langkah menuju swasembada pangan sejati,” katanya.

Sudaryono menegaskan, capaian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk penuhi kebutuhan beras tanpa impor. Romadhon mengapresiasi visi tersebut. “Pemerintah telah menunjukkan komitmen kuat melindungi petani,” ujarnya. Ia melihat kebijakan ini sebagai fondasi kokoh bagi ketahanan pangan nasional.

Harga gabah yang stabil di Rp6.500 per kilogram juga menjadi sorotan. “Stabilitas harga adalah nafas bagi petani,” kata Romadhon. Ia memuji langkah pemerintah menjaga keseimbangan antara produksi melimpah dan kesejahteraan petani. “Ini kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Romadhon menyoroti dampak jangka panjang. “Tanpa impor, petani lebih bergairah menanam padi,” ujarnya. Data Kementan menunjukkan produksi beras nasional meningkat 5 persen sejak 2024. “Ini momentum wujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” katanya dengan optimistis.

Namun, Romadhon juga mengingatkan tantangan. “Satu-dua keluhan soal serapan harus segera diatasi,” ujarnya, merujuk pernyataan Sudaryono. Ia mendukung upaya perbaikan distribusi. “Pemerintah harus pastikan semua petani tersentuh manfaatnya,” katanya.

Gagas Nusantara menilai langkah ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 tentang ketahanan pangan. “Sudaryono telah membawa angin segar,” kata Romadhon. Ia mengajak masyarakat dukung produk beras lokal. “Mari kita konsumsi hasil petani kita sendiri,” ujarnya.

“Kami dukung penuh visi ini, dorong perkuat edukasi dan distribusi. “Bersama, kita jaga kemandirian pangan, tanpa impor, masa depan pangan Indonesia akan semakin gemilang,” tutup Romadhon.

Previous Post

Menjaga Ruang Akademik, Merawat Dialog Sipil-Militer

Next Post

JAN: Silaturahmi Sespimmen ke Jokowi Mulia, Jangan Terlalu Sensitif

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved